PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada
pada server
(server side HTML embedded scripting). Dengan PHP ini Anda
dapat membuat beragam
aplikasi berbasis web, mulai dari halaman web yang sederhana
sampai aplikasi komplek
yang membutuhkan koneksi ke database.
Sampai saat ini telah banyak database yang telah didukung oleh
PHP dan kemungkinan
akan terus bertambah. Database tersebut adalah :
dBase
DBM
FilePro
mSQL
MySQL
ODBC
Oracle
Postgres
Sybase
Velocis
Selain itu PHP juga mendukung koneksi dengan protokol IMAP,
SNMP, NNTP dan POP3.
Yang dibutuhkan untuk menjalankan PHP :
Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web
server. Anda yang pake. Linux dapat menggunakan Apache
(www.apache.org) sebagai web servernya. Anda pemakai Windows
98 paling enak menggunakan Personal Web Server (sama2 produk.
Microsot, keuntungannya bisa sekalian buat belajar ASP). Web
server Xitami (www.imatix.com) dapat digunakan apabila Anda
menggunakan Windows NT. Sedangkan PHP-nya sendiri dapat
Anda download dari www.php.net. Perhatikan bahwa PHP yang
Anda download sesuai dengan sistem operasi komputer Anda
(Linux atau Windows).
Menginstall PHP Triad :
Anda dapat menggunakan PHP Triad yang merupakan
"kumpulan" dari berbagai software
yaitu:
•PHP - 4.0.5
•MySQL - 3.23.32 (database server)
•Apache - 1.3.14 (web server)
•PHPMyAdmin - 2.1.0 (untuk administrasi database)
•Perl - nsPerl 5.005_03
Jadi dengan menginstall PHP Triad Anda dapat menggunakannya
untuk belajar PHP, Perl
dan database MySQL. Untuk menginstall PHP Triad caranya
adalah sebagai berikut:
1 Download PHP Triad di http://www.phpgeek.com
2 Untuk memulai proses install, klik 2x pada file yang
baru Anda download tersebut dan tunggu sampai
proses install selesai.
3 Untuk menjalankan Apache, klik Start - Programs -
PHP Triad - Start Apache.
Untuk menjalankan MySQL, klik Start - Programs -
PHP Triad - Start MySQL.
4. Untuk mengecek Apache, klik shortcut Launch Site. Jika
pada browser muncul
tulisan "Welcome to PHPTriad for Windows ... " maka proses
install yang Anda
lakukan berhasil.
5. Untuk mengecek MySQL, klik Start MySQL dan
PHPMyAdmin. Jika Anda melihat tulisan "Welcome to
phpMyAdmin..." berarti proses install berhasil.
6. Sampai di sini proses intall telah selesai. Jika sewaktu-waktu
Anda ingin mencoba
script PHP dan database MySQL Anda harus menjalankan Apache
dan MySQL
terlebih dahulu.
tambahan : Letakkan script PHP Anda di C:\apache\htdocs.
4. Sintaks dasar
Ada empat macam cara penulisan kode PHP, yaitu :
1. <? echo ("ini adalah script PHP\n"); ?>
2. <?php echo("ini juga\n"); ?>
3. <script language="php">
echo ("tulis pake ini jika html editor Anda tidak mengenali PHP");
</script>
4. <% echo ("kalau yang ini mirip dengan ASP"); %>
Anda bisa memilih salah satu dari empat cara tersebut. Tapi yang
paling sering digunakan
adalah cara pertama dan kedua. Perhatikan bahwa tiap akhir baris
harus selalu diberi tanda
titik koma (;).
Seperti pada bahasa pemrograman lain Anda pun bisa meletakkan
baris komentar pada
program Anda. Pada PHP caranya adalah dengan meletakkan
komentar tersebut di sebelah
kanan tanda // jika komentar satu baris dan di antara /* dan */ jika
komentarnya lebih dari
satu baris.
<? echo ("latihan PHP"; //ini adalah contoh komentar satu baris
/* kalau yang ini adalah komentar
lebih dari satu baris */
echo ("memang mudah");
?>
5. Sintaks Dasar PHP
Sebuah script PHP selalu Dimulai dengan blok. <?Php dan Diakhiri
dengan ?> . A PHP
scripting blok dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.
Pada server dengan dukungan steno diaktifkan, Anda dapat
memulai blok scripting dengan
<? dan diakhiri dengan >? .
Untuk kompatibilitas maksimum, kami sarankan Anda
menggunakan formulir standar (<? Php)
bukan pada bentuk singkatan .
<?php
?>
Sebuah file PHP biasanya berisi tag HTML, seperti sebuah file
HTML, dan beberapa kode
PHP scripting.
Di bawah ini, kita memiliki contoh sederhana script PHP yang
mengirim teks “Hello World”ke
browser :
<html>
<body>
<?php
echo “Hello World”;
?>
</body>
</html>
Setiap baris kode PHP harus Diakhiri dengan titik koma. Titik
koma adalah pemisah dan
digunakan untuk membedakan satu set instruksi dari yang lain.
Ada dua pernyataan dasar untuk teks output dengan PHP: echo
dan print. Dalam contoh di
atas kita telah menggunakan pernyataan echo untuk output teks
“Hello World”.
Catatan : File harus memiliki ekstensi php.. Jika file tersebut
memiliki ekstensi. Html, kode
PHP tidak akan dieksekusi.
6. Komentar dalam PHP
Dalam PHP, kita menggunakan / / untuk membuat komentar baris
tunggal atau / * dan * /untuk
membuat blok komentar besar .
<html>
<body>
<?php
//This is a comment
/*
This is
a comment
block
*/
?>
</body>
</html>
5. Tipe data
PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :
1. Integer
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak
pakai koma). contoh
:
$a = 1234 // desimal
$b = - 1234 // negatif
$c = 0123 // oktal
$d = 0x12 // heksadesimal
pernyataan seperti $a = 1234 disebut pernyataan penugasan. Dalam
contoh tersebut
maksudnya adalah memberikan nilai 1234 ke variabel $a.
2. Floating point number
Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang
merupakan pemisah
antara bagian bulat dan pecahan.
$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial
3. Strings
$a = "ini adalah tipe data string"
6. Array
Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk
menyimpan sejumlah
data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut
elemen array, yang
masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks
array.
1. Array berdimensi satu
<?
$kota[0] = "Yogyakarta";
$kota[1] = "Jakarta";
$kota[2] = "Malang";
$kota[3] = "Purwokerto";
print ("Kota favorit saya adalah $kota[2]");
?>
Kode di atas bila dijalankan pada browser, akan muncul tulisan :
Kota favorit saya adalah Malang.
Indeks array dimulai dari 0. Jadi indeks array 0 menyatakan
elemen pertama dari array,
indeks array 1 menyatakan elemen array kedua, dan seterusnya.
2. Array multidimensi
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak
pakai koma) contoh :
<?
$buaht = array (
"apel" => array(
"warna" => "merah",
"rasa" => "manis"
),
"pisang" => array(
"warna" => "kuning",
"rasa" => "manis"
)
);
print ("Warna buah apel adalah ");
print ($buah["apel"]["warna"])."<br>";
print ("Rasa buah pisang adalah ");
print ($buah["pisang"]["rasa"]);
?>
Kode di atas akan menghasilkan tulisan
Warna buah apel adalah merah
Rasa buah pisang adalah manis
dalam database, atau ingin membuat halaman yang berubah-ubah
sesuai input
dari user, maka pada saat itulah PHPdibutuhkan.
Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam
dokumen HTML.
Karena fitru inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language
atau bahasa
pemograman script.
Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list
dari nomor 1
sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa
membuatnya secara
manual seperti kode berikut ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Contoh list dengan HTML</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
</ol>
</body>
</html>
Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara
men-copy-paste tag <li> sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit
angka-angka no urut di
belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan
list tersebut
menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-paste tersebut menjadi tidak
efektif.
Namun jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan
for sebanyak 1000
kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
19
<title>Contoh list dengan PHP</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<?php
for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
{
echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
}
?>
</ol
</body>
</html>
Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita
dapat membuat list
tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan hanya
mengubah sebuah
variabel $i.
PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih
banyak hal lain yang
bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput data ke database,
menghasilkan
gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management
cookie dan session
Pengertian dan Fungsi Isset di PHP, merupakan pengolahan sebuah
variable, dan
berikut penjelasannya lebih rinci. Mengelola variabel. Jika anda
belajar php,
20
dipastikan anda selalu akan menemui variabel. Maka dari itu
dituntut dalam blajar
php, diharuskan bisa mengelola variabel. implemetasi pembuatan
kode program
php, secara garis besar ada tiga konstruksi bahasa digunakan untuk
mengelola
suatu variabel, yaitu isset(), unset(), empty() Yang masing-masing
mempunyai
pengertian sbb:
1. isset
isset() digunakan untuk menyatakan variabel sudah diset atau
tidak. Jika
variabel sudah diset makan variabel akan mengembalikan nilai
true,
sebaliknya akan bernilai false (memesan tempat di memori)
2. unset
unset()merupakan kebalikan dari isset(), yaitu untuk mengunsetvariabel,
dan membebaskan memory yang sudah digunakan.
3. empty
empty(), digunakan untuk memerikasa apakah variabel form tidak
dikirim
atau tidak berisi data alias kosong. berbeda denagn isset(), yang
mengembalikan nilai false pada variabel yang di-unset, empty()
akan
mengembalikan nilai true. yang pertama kita akan bahas mengenai
isset:
sudah di jelaskan di atas bahwa isset() digunakan untuk
menyatakan
variabel sudah diset atau tidak. Jika variabel sudah diset makan
variabel
akan mengembalikan nilai true, sebaliknya akan bernilai false.
Contoh :
jika pada variabel di atas suda ada isinya maka yang akan
tampil adalah
variable … sudah ada isinya. dan sebaliknya jika belum ada
variabel yang sama
maka” variable … belum terisi. jadi intinya:”isset berfungsi untuk
mengecek
apakah suatu variable sudah ada isinya
Elemen dasar PHP
Karakter
Pengenal
Tipe data
Konstanta
Variabel
Karakter, Variabel dan Konstanta
Karakter dapat Berupa angka,huruf tunggal, sebuah spasi, dan
simbol(*,&,-).
Variabel adalah sebuah nama untuk menyimpan data sementara
yang nilai
dapat
berubah-ubah
Aturan memberikan penamaan sebagai berikut:
21
1.Karakter yang dapat digunakan adalah huruf,angka dan spasi.
2.Diawali dengan tanda dollar($).
3.Karakter pertama harus dapat berupa angka dan garis bawah.
4.Panjang pengenal tidak terbatas.
5.Case sensitif, artinya penamaan huruf besar dan kecilnya sangat
diperhatikan,
kecuali fungsi didalam php misalkan echo ditulis menjadi Echo dan
print
menjadi PRINT.
- Konstanta adalah sebuah penamaan yang mempunyai nilai yang
tetap.
Standar penulisan konstanta:
- Define(“nilai”,80); pemanggilannya agak berbeda menjadi
echo(nilai).
Tipe data
Tipe data secara umum dapat dibagi menjadi sebagai berikut:
1.Integer(bilangan bulat)
Contoh : $a=10; $b=25;
2)Double/float(bilangan pecahan).
Contoh: $harga=50000.00; nilai=84.75;
3.String( sederetan kumpulan karakter)
Contoh : $nama=“Andris Sahata”;
4.Array(sebuah variabel yang mempunyai tipe data yang sama)
Contoh : nama[0]:”Sita”
Operator
adalah simbol yang digunakan untuk melakukan operasi
perhitungan, perbandingan
atau pemberian nilai.
Jenis operator :
1.Operator Aritmatika
2.Operator penugasan
3.Operator Pembanding
4.Operator Logika.
Operator logika
Adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua
variabel yang bertipe
boolean, danmenghasilkan nilai True dan nilai False.
FORM,GET dan POST
Form adalah sebuah tag html yang difungsikan untuk mengirimkan
data dari client side
menuju server side
Pengiriman data dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
1.Get adalah metode pengiriman data menggunakan query string
yang akan dikirim
keserver dan nilai dari form tersebut akan ditampilkan dibaris
URL atau Address
Bar.
Penulisannya : <?php echo $_GET[nama_variable]; ?>
Contoh :
www.amazon.com/daftar.php?nama=andris&alamat=bandung
2.Post adalah kebalikan dari Get tidak akan menampilkan nilai
formnya
Penulisannya : <?php echo $_POST[nama_variable]; ?>
Latih.html
<head>
26
<title> Latihan Pertemuan 2 </title>
</head>
<body>
<form method="GET" action="latih2.php">
<table border="0">
<tr><td>Nama <td> <input type="text" name="nama"><br>
<tr><td>hoby <td><input type="checkbox" name="hoby"
value="renang"> Renang <br>
<tr><td>status <td><input type="radio" name="status"
value="single"> Single <br>
<input type="radio" name="status" value="menikah">
Menikah
<br>
<tr><td>Jenis Kelamin : <td><select name="jeniskelamin">
<option value="pria"> Pria </option>
<option value="wanita"> Wanita </option>
</select>
<input type="submit" name="kirim" value="Kirim">
</table>
</form>
</body>
</html>
Latih2.php
<?php
$nama=$_GET['nama'];
$hoby=$_GET['hoby'];
$status=$_GET['status'];
$jeniskelamin=$_GET['jeniskelamin'];
echo $nama;
echo "<br>";
echo $hoby;
echo "<br>";
echo $status;
echo "<br>";
echo $jeniskelamin;
echo "<br>";
?>
pada server
(server side HTML embedded scripting). Dengan PHP ini Anda
dapat membuat beragam
aplikasi berbasis web, mulai dari halaman web yang sederhana
sampai aplikasi komplek
yang membutuhkan koneksi ke database.
Sampai saat ini telah banyak database yang telah didukung oleh
PHP dan kemungkinan
akan terus bertambah. Database tersebut adalah :
dBase
DBM
FilePro
mSQL
MySQL
ODBC
Oracle
Postgres
Sybase
Velocis
Selain itu PHP juga mendukung koneksi dengan protokol IMAP,
SNMP, NNTP dan POP3.
Yang dibutuhkan untuk menjalankan PHP :
Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web
server. Anda yang pake. Linux dapat menggunakan Apache
(www.apache.org) sebagai web servernya. Anda pemakai Windows
98 paling enak menggunakan Personal Web Server (sama2 produk.
Microsot, keuntungannya bisa sekalian buat belajar ASP). Web
server Xitami (www.imatix.com) dapat digunakan apabila Anda
menggunakan Windows NT. Sedangkan PHP-nya sendiri dapat
Anda download dari www.php.net. Perhatikan bahwa PHP yang
Anda download sesuai dengan sistem operasi komputer Anda
(Linux atau Windows).
Menginstall PHP Triad :
Anda dapat menggunakan PHP Triad yang merupakan
"kumpulan" dari berbagai software
yaitu:
•PHP - 4.0.5
•MySQL - 3.23.32 (database server)
•Apache - 1.3.14 (web server)
•PHPMyAdmin - 2.1.0 (untuk administrasi database)
•Perl - nsPerl 5.005_03
Jadi dengan menginstall PHP Triad Anda dapat menggunakannya
untuk belajar PHP, Perl
dan database MySQL. Untuk menginstall PHP Triad caranya
adalah sebagai berikut:
1 Download PHP Triad di http://www.phpgeek.com
2 Untuk memulai proses install, klik 2x pada file yang
baru Anda download tersebut dan tunggu sampai
proses install selesai.
3 Untuk menjalankan Apache, klik Start - Programs -
PHP Triad - Start Apache.
Untuk menjalankan MySQL, klik Start - Programs -
PHP Triad - Start MySQL.
4. Untuk mengecek Apache, klik shortcut Launch Site. Jika
pada browser muncul
tulisan "Welcome to PHPTriad for Windows ... " maka proses
install yang Anda
lakukan berhasil.
5. Untuk mengecek MySQL, klik Start MySQL dan
PHPMyAdmin. Jika Anda melihat tulisan "Welcome to
phpMyAdmin..." berarti proses install berhasil.
6. Sampai di sini proses intall telah selesai. Jika sewaktu-waktu
Anda ingin mencoba
script PHP dan database MySQL Anda harus menjalankan Apache
dan MySQL
terlebih dahulu.
tambahan : Letakkan script PHP Anda di C:\apache\htdocs.
4. Sintaks dasar
Ada empat macam cara penulisan kode PHP, yaitu :
1. <? echo ("ini adalah script PHP\n"); ?>
2. <?php echo("ini juga\n"); ?>
3. <script language="php">
echo ("tulis pake ini jika html editor Anda tidak mengenali PHP");
</script>
4. <% echo ("kalau yang ini mirip dengan ASP"); %>
Anda bisa memilih salah satu dari empat cara tersebut. Tapi yang
paling sering digunakan
adalah cara pertama dan kedua. Perhatikan bahwa tiap akhir baris
harus selalu diberi tanda
titik koma (;).
Seperti pada bahasa pemrograman lain Anda pun bisa meletakkan
baris komentar pada
program Anda. Pada PHP caranya adalah dengan meletakkan
komentar tersebut di sebelah
kanan tanda // jika komentar satu baris dan di antara /* dan */ jika
komentarnya lebih dari
satu baris.
<? echo ("latihan PHP"; //ini adalah contoh komentar satu baris
/* kalau yang ini adalah komentar
lebih dari satu baris */
echo ("memang mudah");
?>
5. Sintaks Dasar PHP
Sebuah script PHP selalu Dimulai dengan blok. <?Php dan Diakhiri
dengan ?> . A PHP
scripting blok dapat ditempatkan di manapun dalam dokumen.
Pada server dengan dukungan steno diaktifkan, Anda dapat
memulai blok scripting dengan
<? dan diakhiri dengan >? .
Untuk kompatibilitas maksimum, kami sarankan Anda
menggunakan formulir standar (<? Php)
bukan pada bentuk singkatan .
<?php
?>
Sebuah file PHP biasanya berisi tag HTML, seperti sebuah file
HTML, dan beberapa kode
PHP scripting.
Di bawah ini, kita memiliki contoh sederhana script PHP yang
mengirim teks “Hello World”ke
browser :
<html>
<body>
<?php
echo “Hello World”;
?>
</body>
</html>
Setiap baris kode PHP harus Diakhiri dengan titik koma. Titik
koma adalah pemisah dan
digunakan untuk membedakan satu set instruksi dari yang lain.
Ada dua pernyataan dasar untuk teks output dengan PHP: echo
dan print. Dalam contoh di
atas kita telah menggunakan pernyataan echo untuk output teks
“Hello World”.
Catatan : File harus memiliki ekstensi php.. Jika file tersebut
memiliki ekstensi. Html, kode
PHP tidak akan dieksekusi.
6. Komentar dalam PHP
Dalam PHP, kita menggunakan / / untuk membuat komentar baris
tunggal atau / * dan * /untuk
membuat blok komentar besar .
<html>
<body>
<?php
//This is a comment
/*
This is
a comment
block
*/
?>
</body>
</html>
5. Tipe data
PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :
1. Integer
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak
pakai koma). contoh
:
$a = 1234 // desimal
$b = - 1234 // negatif
$c = 0123 // oktal
$d = 0x12 // heksadesimal
pernyataan seperti $a = 1234 disebut pernyataan penugasan. Dalam
contoh tersebut
maksudnya adalah memberikan nilai 1234 ke variabel $a.
2. Floating point number
Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang
merupakan pemisah
antara bagian bulat dan pecahan.
$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial
3. Strings
$a = "ini adalah tipe data string"
6. Array
Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk
menyimpan sejumlah
data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut
elemen array, yang
masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks
array.
1. Array berdimensi satu
<?
$kota[0] = "Yogyakarta";
$kota[1] = "Jakarta";
$kota[2] = "Malang";
$kota[3] = "Purwokerto";
print ("Kota favorit saya adalah $kota[2]");
?>
Kode di atas bila dijalankan pada browser, akan muncul tulisan :
Kota favorit saya adalah Malang.
Indeks array dimulai dari 0. Jadi indeks array 0 menyatakan
elemen pertama dari array,
indeks array 1 menyatakan elemen array kedua, dan seterusnya.
2. Array multidimensi
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak
pakai koma) contoh :
<?
$buaht = array (
"apel" => array(
"warna" => "merah",
"rasa" => "manis"
),
"pisang" => array(
"warna" => "kuning",
"rasa" => "manis"
)
);
print ("Warna buah apel adalah ");
print ($buah["apel"]["warna"])."<br>";
print ("Rasa buah pisang adalah ");
print ($buah["pisang"]["rasa"]);
?>
Kode di atas akan menghasilkan tulisan
Warna buah apel adalah merah
Rasa buah pisang adalah manis
dalam database, atau ingin membuat halaman yang berubah-ubah
sesuai input
dari user, maka pada saat itulah PHPdibutuhkan.
Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam
dokumen HTML.
Karena fitru inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language
atau bahasa
pemograman script.
Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list
dari nomor 1
sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa
membuatnya secara
manual seperti kode berikut ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Contoh list dengan HTML</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
</ol>
</body>
</html>
Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara
men-copy-paste tag <li> sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit
angka-angka no urut di
belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan
list tersebut
menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-paste tersebut menjadi tidak
efektif.
Namun jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan
for sebanyak 1000
kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
19
<title>Contoh list dengan PHP</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<?php
for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
{
echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
}
?>
</ol
</body>
</html>
Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita
dapat membuat list
tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan hanya
mengubah sebuah
variabel $i.
PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih
banyak hal lain yang
bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput data ke database,
menghasilkan
gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management
cookie dan session
Pengertian dan Fungsi Isset di PHP, merupakan pengolahan sebuah
variable, dan
berikut penjelasannya lebih rinci. Mengelola variabel. Jika anda
belajar php,
20
dipastikan anda selalu akan menemui variabel. Maka dari itu
dituntut dalam blajar
php, diharuskan bisa mengelola variabel. implemetasi pembuatan
kode program
php, secara garis besar ada tiga konstruksi bahasa digunakan untuk
mengelola
suatu variabel, yaitu isset(), unset(), empty() Yang masing-masing
mempunyai
pengertian sbb:
1. isset
isset() digunakan untuk menyatakan variabel sudah diset atau
tidak. Jika
variabel sudah diset makan variabel akan mengembalikan nilai
true,
sebaliknya akan bernilai false (memesan tempat di memori)
2. unset
unset()merupakan kebalikan dari isset(), yaitu untuk mengunsetvariabel,
dan membebaskan memory yang sudah digunakan.
3. empty
empty(), digunakan untuk memerikasa apakah variabel form tidak
dikirim
atau tidak berisi data alias kosong. berbeda denagn isset(), yang
mengembalikan nilai false pada variabel yang di-unset, empty()
akan
mengembalikan nilai true. yang pertama kita akan bahas mengenai
isset:
sudah di jelaskan di atas bahwa isset() digunakan untuk
menyatakan
variabel sudah diset atau tidak. Jika variabel sudah diset makan
variabel
akan mengembalikan nilai true, sebaliknya akan bernilai false.
Contoh :
jika pada variabel di atas suda ada isinya maka yang akan
tampil adalah
variable … sudah ada isinya. dan sebaliknya jika belum ada
variabel yang sama
maka” variable … belum terisi. jadi intinya:”isset berfungsi untuk
mengecek
apakah suatu variable sudah ada isinya
Elemen dasar PHP
Karakter
Pengenal
Tipe data
Konstanta
Variabel
Karakter, Variabel dan Konstanta
Karakter dapat Berupa angka,huruf tunggal, sebuah spasi, dan
simbol(*,&,-).
Variabel adalah sebuah nama untuk menyimpan data sementara
yang nilai
dapat
berubah-ubah
Aturan memberikan penamaan sebagai berikut:
21
1.Karakter yang dapat digunakan adalah huruf,angka dan spasi.
2.Diawali dengan tanda dollar($).
3.Karakter pertama harus dapat berupa angka dan garis bawah.
4.Panjang pengenal tidak terbatas.
5.Case sensitif, artinya penamaan huruf besar dan kecilnya sangat
diperhatikan,
kecuali fungsi didalam php misalkan echo ditulis menjadi Echo dan
menjadi PRINT.
- Konstanta adalah sebuah penamaan yang mempunyai nilai yang
tetap.
Standar penulisan konstanta:
- Define(“nilai”,80); pemanggilannya agak berbeda menjadi
echo(nilai).
Tipe data
Tipe data secara umum dapat dibagi menjadi sebagai berikut:
1.Integer(bilangan bulat)
Contoh : $a=10; $b=25;
2)Double/float(bilangan pecahan).
Contoh: $harga=50000.00; nilai=84.75;
3.String( sederetan kumpulan karakter)
Contoh : $nama=“Andris Sahata”;
4.Array(sebuah variabel yang mempunyai tipe data yang sama)
Contoh : nama[0]:”Sita”
Operator
adalah simbol yang digunakan untuk melakukan operasi
perhitungan, perbandingan
atau pemberian nilai.
Jenis operator :
1.Operator Aritmatika
2.Operator penugasan
3.Operator Pembanding
4.Operator Logika.
Operator logika
Adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua
variabel yang bertipe
boolean, danmenghasilkan nilai True dan nilai False.
FORM,GET dan POST
Form adalah sebuah tag html yang difungsikan untuk mengirimkan
data dari client side
menuju server side
Pengiriman data dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
1.Get adalah metode pengiriman data menggunakan query string
yang akan dikirim
keserver dan nilai dari form tersebut akan ditampilkan dibaris
URL atau Address
Bar.
Penulisannya : <?php echo $_GET[nama_variable]; ?>
Contoh :
www.amazon.com/daftar.php?nama=andris&alamat=bandung
2.Post adalah kebalikan dari Get tidak akan menampilkan nilai
formnya
Penulisannya : <?php echo $_POST[nama_variable]; ?>
Latih.html
<head>
26
<title> Latihan Pertemuan 2 </title>
</head>
<body>
<form method="GET" action="latih2.php">
<table border="0">
<tr><td>Nama <td> <input type="text" name="nama"><br>
<tr><td>hoby <td><input type="checkbox" name="hoby"
value="renang"> Renang <br>
<tr><td>status <td><input type="radio" name="status"
value="single"> Single <br>
<input type="radio" name="status" value="menikah">
Menikah
<br>
<tr><td>Jenis Kelamin : <td><select name="jeniskelamin">
<option value="pria"> Pria </option>
<option value="wanita"> Wanita </option>
</select>
<input type="submit" name="kirim" value="Kirim">
</table>
</form>
</body>
</html>
Latih2.php
<?php
$nama=$_GET['nama'];
$hoby=$_GET['hoby'];
$status=$_GET['status'];
$jeniskelamin=$_GET['jeniskelamin'];
echo $nama;
echo "<br>";
echo $hoby;
echo "<br>";
echo $status;
echo "<br>";
echo $jeniskelamin;
echo "<br>";
?>
< VB > Training Auditor < VB >
BalasHapusshankyu masgan infonya... walaupun bacanya pusing :D